loading…
IRGC menyatakan sistem pertahanan rudal Iran tembaki jet tempur F-16 Angkatan Udara AS di atas Teluk Persia, memaksa pesawat tersebut melakukan manuver menghindar. Foto/ Tech. Sgt. Noah J. Tancer/US Air Force
Selain itu, IRGC juga mengumumkan penutupan total Selat Hormuz setelah AS meluncurkan serangan terbaru terhadap negara Islam tersebut.
Baca Juga: AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
“Saat ini, karena ketidakstabilan di kawasan ini, Selat Hormuz ditutup untuk pergerakan semua jenis kapal, termasuk kapal tanker minyak dan kapal komersial. Kapal apa pun yang mencoba melintas akan menjadi sasaran,” bunyi pengumuman IRGC.
AS melancarkan serangan di Iran pada Kamis pagi, menyusul laporan bahwa sistem pertahanan udara Iran diaktifkan di beberapa wilayah.
Di antara lokasi lain, sistem tersebut diaktifkan di Provinsi Fars, di Pulau Qeshm, dan di ibu kota, Teheran.
Selain itu, ledakan dilaporkan terjadi di pabrik petrokimia di Assaluyeh—fasilitas terbesar sejenisnya di negara itu, yang bertanggung jawab atas sekitar 50% produksi petrokimia Iran. Ledakan lebih lanjut dilaporkan terdengar di Pulau Kish, Pulau Qeshm, dan di Sirik, dekat Selat Hormuz.