Bursa transfer musim panas kali ini dikejutkan oleh potensi persaingan sengit dua raksasa Spanyol. Barcelona dilaporkan siap memanaskan perburuan gelandang Manchester City, Rodri, yang sebelumnya menjadi target prioritas sang rival abadi, Real Madrid.
Real Madrid sejatinya sudah tampil amat agresif di lantai transfer kali ini. El Real sukses memboyong nama-nama beken seperti Denzel Dumfries, Ibrahima Konate, Bernardo Silva, Marc Cucurella, hingga Carlos Espi.
Tak berhenti di situ, armada Los Blancos juga masih berupaya menuntaskan transfer Yan Diomande dari RB Leipzig dan Rodri dari Manchester City.
Gelandang berpaspor Spanyol tersebut memang berhasrat untuk kembali bermain di tanah airnya. Bahkan pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, secara pribadi terus mendesak manajemen untuk segera merampungkan transfer ini. Los Merengues begitu percaya diri hingga santer dikabarkan telah menyiapkan jersey bernomor punggung 16 untuk sang pemain.
Barcelona Siap Manfaatkan Celah
Meski Real Madrid berada di posisi terdepan, Barcelona enggan menyerah begitu saja. Menurut laporan jurnalis Nil Sola dari Cadena SER, Blaugrana siap masuk dalam persaingan jika Rodri membuka pintu untuk berlabuh ke Camp Nou.
Raksasa Catalan tersebut terus memantau situasi Rodri secara intensif, menyusul cedera jangka panjang yang dialami gelandang andalan mereka, Frenkie de Jong.
Manajemen Barcelona disebut-sebut siap menggelontorkan dana hingga €50 juta (sekitar Rp1 triliun) demi mengamankan jasa pemenang Piala Dunia tersebut untuk memperkuat kedalaman lini tengah mereka.
Meski Rodri bukan target utama sejak awal bursa transfer, kondisi darurat akibat cederanya De Jong memaksa manajemen mengalihkan radar. Petinggi klub dan pelatih Hansi Flick menganggap Rodri sebagai pemain terbaik di posisinya saat ini dan dinilai bakal cocok dengan skema permainan yang tengah dibangun di Camp Nou.
Real Madrid Masih Memegang Kendali
Kendati demikian, El Real dinilai masih memegang kartu truf dalam perburuan pemain berusia 30 tahun ini.
Selain masalah dana transfer, ganjalan terbesar Barcelona adalah menyesuaikan struktur gaji Rodri agar tidak melanggar aturan Financial Fair Play (FFP) La Liga. Barça saat ini tengah mempelajari berbagai opsi finansial, namun semua tergantung pada keputusan akhir sang pemain apakah bersedia memilih Barcelona atau tidak.
Dari sudut pandang Real Madrid, manuver Barcelona ini diyakini tidak terlalu mengejutkan apalagi mengkhawatirkan. Los Blancos sudah melangkah jauh dalam proses negosiasi, termasuk telah mencapai kesepakatan personal dengan Rodri serta terus menjalin komunikasi intensif dengan pihak Manchester City.
Kini, bola panas berada di tangan Real Madrid untuk segera merampungkan kesepakatan. Kecuali ada perubahan situasi yang cukup drastis, Real Madrid masih menjadi favorit kuat untuk mengamankan tanda tangan Rodri di bursa transfer musim ini.