
Liga Inggris 2025/26 pekan ke-23 siap menghadirkan aksi penuh drama, dengan sorotan utama pada Crystal Palace vs Chelsea dan Arsenal vs Manchester United, lengkap dengan jadwal dan link live streaming untuk penggemar di Indonesia.
Chelsea akan bertandang ke markas rival sekota, Crystal Palace. Bertajuk Derby London, laga ini menjadi pembuktian bagi The Blues untuk terus merangkak naik, sekaligus ujian berat bagi The Eagles yang tengah diguncang prahara internal.
Chelsea datang dengan kepercayaan diri tinggi di bawah nakhoda baru, Liam Rosenior. Start Rosenior terbilang impresif; dari empat laga awal di seluruh kompetisi, ia mencatatkan tiga kemenangan, mencetak sepuluh gol, dan mengamankan dua clean sheet.
Kemenangan terbaru atas Pafos di Liga Champions pada tengah pekan lalu tidak hanya menjaga asa mereka di kompetisi Eropa, tetapi juga menjadi modal penting untuk menembus empat besar Premier League.
Meski begitu, Chelsea memiliki PR besar: mereka belum pernah meraih kemenangan tandang di liga sejak November lalu. Laga di Selhurst Park menjadi kesempatan emas untuk memutus tren negatif tersebut.
Berbanding terbalik dengan tim tamu, kondisi Crystal Palace sedang karut-marut. Pasukan Oliver Glasner ini menelan empat kekalahan dari enam laga terakhir. Masalah kian pelik setelah kapten tim, Marc Guehi, resmi hengkang ke Manchester City pekan lalu.
Tak hanya kehilangan pilar pertahanan, ruang ganti The Eagles juga memanas. Oliver Glasner dikabarkan telah melakukan pembicaraan darurat dengan skuad setelah mengonfirmasi akan mundur dari kursi pelatih pada akhir musim nanti.
Suasana semakin keruh setelah penyerang andalan, Jean-Philippe Mateta, mengajukan permintaan transfer pada bulan Januari ini menyusul ketertarikan dari Aston Villa dan Juventus.
Di kubu tuan rumah, Jefferson Lerma diprediksi akan kembali mengisi posisi tiga bek sejajar menggantikan peran Guehi. Kabar baik bagi pendukung Palace datang dari kembalinya Ismaila Sarr yang sukses membawa Senegal menjuarai Piala Afrika (AFCON). Sarr kemungkinan besar langsung masuk starting line-up menggantikan Mateta yang nasibnya sedang dibekukan.
Sementara itu, Chelsea dipastikan kembali diperkuat bintang mereka, Cole Palmer, yang sengaja diistirahatkan pada tengah pekan kemarin. Namun, posisi penjaga gawang akan beralih ke Robert Sanchez setelah Filip Jorgensen mengalami cedera saat melawan Pafos.
Lini belakang Chelsea juga dipastikan pincang tanpa Tosin Adarabioyo, Levi Colwill, dan Romeo Lavia yang masuk ruang perawatan.
Sejarah berpihak penuh kepada Chelsea. Meski tiga pertemuan terakhir kedua tim selalu berakhir imbang, Chelsea tercatat belum pernah menelan kekalahan dari Crystal Palace di kompetisi apa pun sejak Oktober 2017. Rekor tak terkalahkan ini telah bertahan selama 17 pertandingan berturut-turut.
Secara keseluruhan, dari 68 pertemuan, Chelsea mendominasi dengan 38 kemenangan, sementara Crystal Palace hanya mampu mencuri 12 kemenangan, dan 18 laga sisanya berakhir imbang.
Dengan Chelsea yang sedang on-fire di bawah Rosenior dan Palace yang kehilangan identitas pertahanannya tanpa Guehi, tim tamu lebih diunggulkan. Pertandingan ini akan menjadi ajang pembuktian apakah kolektivitas The Blues mampu meruntuhkan benteng pertahanan Palace yang kini tengah rapuh.
Ambisi Arsenal Jaga Takhta di Emirates, Ujian Konsistensi Manchester United Era Carrick
Di pertandingan lain, Stadion Emirates akan menjadi panggung duel klasik yang penuh pertaruhan pada Minggu malam nanti. Arsenal dijadwalkan menjamu Manchester United dalam laga pekan ke-23 Liga Inggris musim 2025/2026 yang diprediksi akan menjadi titik krusial dalam perburuan gelar juara maupun persaingan empat besar.
The Gunners asuhan Mikel Arteta memasuki laga ini dengan kepercayaan diri tinggi. Hingga saat ini, Arsenal belum tersentuh kekalahan di kandang sepanjang musim. Dengan keunggulan tujuh poin di puncak klasemen atas rival terdekatnya, Meriam London berada di posisi yang cukup nyaman, namun tak boleh lengah.
Setelah kemenangan telak atas Inter Milan di Liga Champions tengah pekan lalu, Arsenal tercatat tak terkalahkan dalam 12 pertandingan di semua kompetisi. Meski begitu, beberapa hasil imbang di kancah domestik—termasuk skor kacamata melawan Nottingham Forest pekan lalu—memunculkan sedikit celah keraguan.
Di sisi lain, Manchester United datang dengan momentum positif setelah memenangkan Derby Manchester kontra City pekan lalu. Di bawah arahan manajer interim Michael Carrick, suasana di Old Trafford mulai mencair. Carrick kini mengemban misi berat untuk membawa momentum kemenangan tersebut ke London Utara demi menembus zona empat besar.
Mikel Arteta dihadapkan pada “masalah menyenangkan” di lini depan: memilih antara Viktor Gyokeres atau Gabriel Jesus. Gyokeres diprediksi akan memulai sejak awal, namun Jesus sedang dalam performa panas setelah mencetak dua gol di Milan meskipun menit bermainnya jauh lebih sedikit musim ini akibat pemulihan cedera ACL.
Kabar kurang sedap datang dari lini belakang Arsenal. Riccardo Calafiori, Piero Hincapie, dan talenta muda Max Dowman absen dalam sesi latihan terakhir, membuat partisipasi mereka akhir pekan ini diragukan.
Dari kubu tim tamu, Michael Carrick kemungkinan besar akan mempertahankan winning team yang mengalahkan Man City. Noussair Mazraoui sudah kembali dari tugas internasional di Piala Afrika, namun laga ini dianggap terlalu cepat bagi Matthijs De Ligt dan Joshua Zirkzee yang masih dibekap cedera.
Duet veteran Harry Maguire dan Lisandro Martinez diprediksi akan kembali mengisi jantung pertahanan, kecuali Carrick berani memberikan panggung bagi pemain muda seperti Leny Yoro atau Ayden Heaven. Di posisi bek kiri, Luke Shaw kemungkinan tetap menjadi pilihan utama jika Patrick Dorgu kembali diplot sebagai gelandang serang.
Arsenal tetap menjadi favorit kuat. Selain rekor tak terkalahkan di Emirates, pertahanan mereka adalah yang terbaik di liga musim ini dengan hanya kebobolan lima gol di kandang.
Namun, Manchester United era Carrick telah menunjukkan bahwa mereka adalah ancaman nyata lewat serangan balik cepat, seperti yang mereka tunjukkan di Derby Manchester.
Meski United diprediksi akan memberikan perlawanan sengit dan merepotkan barisan pertahanan tuan rumah, Arsenal diunggulkan untuk mengamankan poin penuh demi memuluskan jalan menuju trofi juara.
Secara historis, Manchester United masih unggul dalam jumlah kemenangan total, namun Emirates bukanlah tempat yang ramah bagi mereka. United belum pernah memenangkan laga liga di kandang Arsenal sejak tahun 2017.
Jadwal Lengkap Pekan ke-23 Liga Inggris 2025/26
Sabtu, 24 Januari 2026
West Ham vs Sunderland – 19:30 WIB
Fulham vs Brighton – 22:00 WIB
Burnley vs Tottenham – 22:00 WIB
Manchester City vs Wolves – 22:00 WIB
Minggu, 25 Januari 2026
Bournemouth vs Liverpool – 00:30 WIB
Crystal Palace vs Chelsea – 21:00 WIB
Newcastle vs Aston Villa – 21:00 WIB
Brentford vs Nottingham Forest – 21:00 WIB
Arsenal vs Manchester United – 23:30 WIB
Selasa, 27 Januari 2026
Everton vs Leeds United – 03:00 WIB.
Link Live Streaming Liga Inggris 2025/26
Penggemar di Indonesia dapat menyaksikan seluruh pertandingan Liga Inggris 2025/26 melalui platform Vidio.