Bursa transfer AC Milan kembali memanas setelah Fikayo Tomori dilaporkan masuk dalam daftar incaran Juventus pada jendela transfer musim panas 2026. Bek asal Inggris itu diproyeksikan menjadi pengganti Gleison Bremer apabila bek asal Brasil tersebut meninggalkan Allianz Stadium dalam waktu dekat.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport yang kemudian dikutip MilanNews, ketertarikan Juventus terhadap Tomori kembali muncul seiring bergabungnya Frederic Massara ke jajaran manajemen klub.
Mantan direktur olahraga AC Milan itu disebut menjadikan Tomori sebagai salah satu target utama untuk memperkuat lini belakang Bianconeri menjelang bergulirnya Serie A 2026/2027.
Transfer ini berpotensi menjadi salah satu manuver terbesar di bursa transfer Serie A, mengingat Tomori masih menjadi salah satu bek berpengalaman yang dimiliki AC Milan.
Juventus Siapkan Suksesor Bremer
Juventus mulai menyusun skenario jika Gleison Bremer benar-benar hengkang pada musim panas ini. Bek timnas Brasil tersebut santer dikaitkan dengan kepindahan ke klub Turki, Galatasaray, sehingga manajemen Bianconeri bergerak cepat mencari pengganti yang memiliki kualitas setara.
Dalam daftar kandidat yang disusun Juventus, nama Fikayo Tomori berada di posisi terdepan. Selain telah berpengalaman bermain di Serie A, bek berusia 28 tahun itu dinilai memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan tim.
Selain Tomori, Juventus juga mempertimbangkan bek Nice, Jean-Clair Todibo, sebagai alternatif apabila negosiasi dengan AC Milan menemui jalan buntu.
Frederic Massara Jadi Kunci Transfer AC Milan
Kembalinya nama Tomori ke radar Juventus tidak lepas dari peran Frederic Massara. Sosok yang sebelumnya sukses membangun skuad juara AC Milan itu merupakan salah satu pihak yang membawa Tomori dari Chelsea ke San Siro pada 2021.
Massara sangat memahami kualitas bek asal Inggris tersebut, mulai dari kemampuan bertahan, kecepatan, hingga kepemimpinannya di lini belakang. Karena itu, ia dikabarkan mendorong Juventus untuk menjadikan Tomori sebagai prioritas utama dalam bursa transfer musim panas ini.
Hubungan profesional yang telah terjalin antara Massara dan Tomori juga dinilai dapat mempermudah proses negosiasi apabila Juventus mengajukan tawaran resmi kepada AC Milan.
Masa Depan Fikayo Tomori di AC Milan Belum Aman
Spekulasi mengenai masa depan Tomori sebenarnya sudah muncul sejak sebelum Ruben Amorim resmi menangani AC Milan. Pergantian pelatih membuat sejumlah pemain mulai dikaitkan dengan peluang hengkang, termasuk bek timnas Inggris tersebut.
Meski masih menjadi bagian dari skuad Rossoneri, posisi Tomori disebut tidak lagi sepenuhnya aman di tengah proses pembentukan tim baru. Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari AC Milan mengenai status sang pemain, namun rumor kepindahannya terus berkembang di media Italia.
Jika Juventus mampu memenuhi nilai transfer yang diinginkan Rossoneri, peluang Tomori meninggalkan San Siro pada musim panas ini semakin terbuka.
Reuni Tomori dan Pierre Kalulu Berpotensi Terjadi
Salah satu alasan Juventus tertarik merekrut Tomori adalah peluang membentuk kembali duet yang pernah sukses bersama AC Milan.
Apabila transfer terealisasi, Tomori akan kembali bermain bersama Pierre Kalulu, mantan rekan setimnya yang kini telah lebih dulu berseragam Juventus.
Keduanya pernah menjadi pilar utama pertahanan Rossoneri saat menjuarai Serie A musim 2021/2022. Kombinasi kecepatan, agresivitas, dan kemampuan membaca permainan membuat duet tersebut dianggap sebagai salah satu pasangan bek terbaik di Italia pada masanya.
Juventus diyakini berharap chemistry itu bisa kembali muncul untuk memperkuat lini pertahanan mereka musim depan.
Hingga saat ini belum ada negosiasi resmi yang diumumkan antara AC Milan dan Juventus terkait transfer Tomori. Namun, perkembangan situasi Gleison Bremer akan menjadi faktor penting yang menentukan langkah Bianconeri selanjutnya.
Sumber foto: Instagram